Hybrid Healthcare System Architect & Analyst (On Premise + Cloud)
PT Daya Medika Pratama
Lokasi
Bandung
Tipe kerja
-
Gaji
Rp 5,000,000 - Rp 10,000,000
Deskripsi pekerjaan
2. Tanggung Jawab Utama
A. Analisis post-deployment dari rumah sakit group
• Mengumpulkan dan menganalisis data performa aktual dari implementasi group RS: latency sync hybrid, uptime, error rate, utilisasi resource on-prem (CPU/RAM/storage), konsumsi bandwidth, dan biaya cloud per RS.
• Mengidentifikasi pola kegagalan umum (misal: sync gagal karena koneksi RS tidak stabil, database lock pada jam sibuk, konflik data).
• Membuat heatmap masalah berdasarkan tipe RS (tipe A, B, C, D) dan lokasi (kota besar vs kabupaten).
B. Rekomendasi Improvement Sistem
• Menyusun prioritas perbaikan berdasarkan dampak ke rumah sakit (misal: modul billing lambat, backup gagal, integrasi SATUSEHAT sering timeout).
• Memberikan rekomendasi konkret:
o Arsitektur: Perubahan pola sinkronasi (dari batch ke CDC real-time), redisain queue mechanism, atau penambahan edge node di RS.
o Konfigurasi: Optimalisasi parameter DB, connection pooling, kompresi data.
o Proses: Standarisasi instalasi on-prem untuk RS baru.
• Membuat playbook upgrade untuk 66 RS secara bertahap tanpa downtime panjang.
C. Cost Effectiveness untuk Rumah Sakit Group
• Membangun model biaya per RS dan per RS group dengan mempertimbangkan:
o On-prem cost: Server, storage, listrik, IT lokal RS (jika ada).
o Cloud cost: Compute, storage, data transfer (sync inbound/outbound), API calls ke BPJS/Kemenkes.
o Support cost: Remote troubleshooting, on-site visit, training.
• Menghitung ekonomi skala untuk group:
o Jika satu group (misal 10 RS) menggunakan shared cloud environment (satu tenant cloud untuk semua RS) vs isolated per RS.
o Berapa penghematan dari shared gateway integrasi (satu koneksi ke SATUSEHAT untuk 10 RS).
o Analisis break-even point: kapan jumlah RS dalam group membuat shared infrastructure lebih murah daripada terpisah.
• Memberikan rekomendasi pricing model untuk klien group: apakah subscription flat, per transaksi, atau hybrid.
D. Continuous Improvement Framework
• Menyusun dashboard monitoring cost & performa per RS dan per group (menggunakan data dari observability tools).
• Membuat alert system ketika biaya cloud suatu RS melebihi ambang batas normal (misal +30% dari rata-rata RS sejenis).
• Melakukan review bulanan dengan tim product & finance untuk mengevaluasi rekomendasi yang telah diimplementasikan.
E. Dukungan untuk Deployment Group Baru
• Saat ada rumah sakit group baru (misal 5 RS sekaligus), Anda menghitung optimal architecture:
o Apakah lebih murah pakai on-prem di setiap RS + cloud terpusat atau thin client + cloud full (tergantung koneksi internet RS di group tersebut).
o Menyusun TCO (Total Cost of Ownership) untuk 3 tahun ke depan sebagai bahan negosiasi dengan manajemen group.
Kualifikasi
S2, S1; Ilmu Komputer, Teknik Komputer